Diperiksa KPK, Jazuli Juwaini Jelaskan Posisinya di DPR saat Proses Anggaran Proyek E-KTP

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan proyek e-KTP, Jumat (7/7/2017).

Dalam kesempatan ini, Jazuli mengatakan akan membeberkan ‎posisinya di DPR dalam kurun waktu 2009 hingga 2013. Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut, dia berada di Komisi VIII dan bukan pada Komisi II DPR yang berkaitan dengan proyek e-KTP.

"Saat kasus terjadi saya bukan anggota Komisi II tapi Wakil Ketua Komisi VIII DPR. Sehingga, saya tidak tahu proses pembahasan dan penganggaran program e-KTP dan merasa tidak relevan dikaitkan dengan kasus yang sedang diselidiki KPK," kata Jazuli di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2017).

Jazuli pun berharap setelah memberikan klarifikasinya terkait posisinya selama 2009 sampai 2013 di DPR ke penyidik KPK, maka dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan publik soal keterlibatannya di kasus e-KTP.

"Insya Allah posisi saya clear. Saya sudah bawa surat penugasan saya di Komisi VIII DPR," pungkasnya.

‎Diketahui, Jazuli diperiksa penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Sebagaimana dalam surat dakwaan terdakwa Irman dan Sugiharto, Jazuli disebut-sebut turut menerima uang panas proyek‎ e-KTP sebesar USD37.000 dari total nilai proyek sebesar Rp5,9 triliun. Namun Jazuli membantah menerima uang tersebut.

Dalam kasus ini,‎ KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus korupsi proyek e-KTP ini. Tiga tersangka tersebut yakni, dua mantan Pejabat Kemendagri, Irman, dan Sugiharto, serta pengusaha pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Adapun, dua tersangka mantan pejabat Kemendagri tersebut sudah masuk ke dalam proses persidangan. Sedangkan untuk tersangka Andi Narogong, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi sebelumnya nantinya diserahkan ke pengadilan.


0 Response to "Diperiksa KPK, Jazuli Juwaini Jelaskan Posisinya di DPR saat Proses Anggaran Proyek E-KTP"

Posting Komentar